RAGAM PIRANTI PELINDUNG DIRI

1. Rompi dan Jaket Kebal Tusukan

Mau Kebal tusukan atau bacokan senjata tajam? Anda tak perlu berguru ilmu kebal. Cukup dengan memakai rompi atau jaket produksi Sion Collection ini. memang, produk yang dibuat pertama kali awal Agustus 1995 ini, diilhami barang sjenis dari luar negeri. Uniknya, produk dalam negeri ini ternyata lebih ringan. 

Pasalnya, kreasi anak Bandung ini memakai plat baja putih yang dipotong kecil-kecil---agar fleksibel mengikuti ukuran tubuh si pemakai---dan diselipkan ke dalam bahan jeans, drill, atau kulit, memiliki tebal hanya 0,5 mm. Sedangkan produk sejenis dari luar negeri menggunakan baja tipis anti karat setebal 1,5 mm. 

Akibatnya, dengan berat 1--3 kg rompi dan jaket anti senjata tajam ini akan terasa nyaman dikenakan dan memberikan rasa aman kepada pemakainya. 

Harga sepotong rompi "sakti" ini dijual mulai Rp 250 ribu--Rp 450 ribu. Sedangkan untuk jaket, harganya bervariasi dari Rp 300 ribu--Rp 700 ribu. Asyiknya, rompi dan jaket ini tetap oke untuk gaya. Dengan variasi warna dan ukuran. Hebatnya kedua piranti ini tak terdeteksi oleh security magnetic censor, yang biasa terdapat di bandar udara. Yang jelas, rompi antikekerasan ini mempunyai filosofi: "fashion, safety, healthy, and comfortable". Sehingga, bisa dibawa untuk bepergian ke luar negeri yang paling rawan tingkat kejahatannya sekalipun.

2. Instalasi Gas Tidur

Dibanding petugas keamanan, agaknya produk keamanan ini lebih peduli HAM. Tidak membahayakan penjahat, apalagi penghuni rumah yang dirampok. Bila orang yang punya niat jahat masuk ke rumah, tinggal cabut saja regulatornya. Nah, tabung gas yang berisi 30 kg gas tidur cair, yang dapat menghasilkan 16.500 liter gas, akan menyemprot ke seluruh ruangan.

Bila gas itu terhirup perampok, dalam hitungan sekitar 20 detik (6 hirupan), perampok bakal tertidur pulas selama delapan jam. Gas tidur yang dihasilkan ini tidak berwarna, tidak berbau, tawar alias tidak ada rasa, tidak mudah terbakar, dan tidak beracun di udara terbuka. Untuk melindungi penghuni rumah, tersedia penawarnya yaitu gas oksigen murni. Instalasi gas antiperampokan ini dijual dengan hrga Rp 7 juta.

3. Home Wireless Security Television dan Closed Circuit Television (CCTV)

Dua alat ini digunakan untuk keamanan tempat tinggal. Home Wireless Security, adalah pendeteksi berbagai bentuk kejanggalan. Misalnya, orang atau binatang. Sistem keamanan ini menggunakan alarm, yang dapat dioperasikan tanpa menggunakan kabel, yang dilengkapi pengendali jarak jauh.

Selain itu, alat ini juga dilengkapi tamper proof, antijamming circuit, voice recorder autodialer, dan smoke detector. Alat ini memperkerjakan antena sebagai pengirim dan dan penerima gelombang. Namun, disitu pulalah kelemahannya. Alat ini mudah terkena gangguan cuaca. Misalnya saat petir menyambar.

Sedang Closed Circuit Television (CCTV), dengan piranti kamera dan monitor, berguna mengawasi situsi di tempat--tempat tertentu yang ingin diamati. Kamera pengintai bisa ditempatkan secara tersembunyi. Kehebatan lainnya, ia bisa merekam situasi yang diinginkan, dengan perekam pita video tape recorder (VTR).

4. Gas Air Mata

Gas ini bisa menyebabkan orang yang tersemprot, menjadi batuk--batuk, gangguan pada mata; buram dan pedih. Selain itu bisa menyebabkan bersin--bersin dan tenggorokan terasa sakit. Dikemas dalam berbagai bentuk. Ada yang berupa tabung atau yang menyerupai pistol.

Harga alat ini berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 250 ribu. X-Paison, merek yang banyak beredar dan terbilang murah, harganya dibawah Rp 100 ribu. Merek lainnya, Thunder Cat buatan Jerman dan Qualco dari Amerika Serikat, sayangnya tak dijual bebas.

5. Korset Antipemerkosaan

Produk ini laris manis setelah kerusuhan 13--14 Mei 1998 lalu meletus. Korset ini memang khusus buat melindungi diri dari ancaman pemerkosaan. Bentuknya hampir sama dengan "sabuk kesucian" di zaman kuno yang ditujukan untuk suami pencemburu---yang takut jika istrinya berzina.

Cuma bedanya, segi tiga pengaman ini terbuat dari pelat baja putih tipis anti karat, yang dibungkus kulit imitasi nan lentur. Bagian terpenting dari korset ini, ia bisa dikenakan tanpa celana dalam, tergantung selera pemakai, terletak pada kunci kombinasi yang bisa disetel berdasarkan keinginan pemakainya.

Sion Collection, produsen korset ini menjamin si pemakai bakal aman dari pemerkosaan. Dalam keadaan terburuk sekalipun, pemakai dalam keadaan terdesak, pasrah, dan tak bisa apa--apa lagi, pemerkosa tak bisa berbuat banyak.

Unuk kenyamanannya, korset ini dirancang sedemikian rupa sehingga tak lembap, karena ada sirkulasi udaranya. Sehingga, dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit jamur atau keputihan. Selain itu, tak mengerutkan pembalut wanita yang dikenakan. Dan korset ini dapat dipakai beberapa kali hanya dengan mengelapnya.

Lebih jauh, menurut produsennya, Sion Collection, korset yang dijual seharga Rp 110 ribu ini, bergaransi setiap saat. Misalnya, bila si pemakai lupa akan nomor kombinasi kuncinya, Sion bisa membantu mengatasinya. Produk ini bisa bertahan hingga lima tahun pemakaian.

sumber MATRA, Desember 1998